Tuesday, August 5, 2014

KHUTBAH IDUL ADHA


KHUTBAH IDUL ADHA



Allahuakbar3X Walillahilhamdu,
Maasyirol Muslimin Jemaah Idhul Adha Rahimakumullah,
Alhamdulillah Wasyukurillah, atas ridho dan nikmat Allah pagi ini kita dapat berkumpul menikmati indahnya matahari, sejuknya hawa pagi sembari mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid  mengagungkan Ilahi Rabbi dirangkai dengan dua raka’at Idul Adha sebagai upaya mendekatkan diri kita kepada Yang Maha Suci. Marilah kita bersama-sama meningkatkan taqwa kita kepada Allah swt dengan sepenuh hati. Kita niatkan hari ini sebagai langkah awal memulai perjalanan diri mengarungi kehidupan seperti yang tercermin dalam keta’atan dan ketabahan Nabi Allah Ibrahim as menjalani cobaan dari Allah Yang Maha Tinggi.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada sayyid al-anbiyâ wa al-mursalîn, Rasulullah Saw, beserta keluarga, para shahabatnya, dan seluruh pengikutnya, mudah-mudahan juga kita semua mendapatkan syafaatnya kelak, amin ya robbal alamin.
Pada hari yang mulia ini, 10 Dzulhijah 1433 H seluruh umat Islam di seantero dunia memperingati hari raya Idul Adha atau hari raya qurban sebagaimana kita memperingatinya pada pagi hari ini di Masjid kita yang mulia ini; Sehari sebelumnya, tgl 9 Dzulhijah 1433 H, jutaan umat Islam yang menunaikan ibadah haji wukuf di Arafah, berkumpul di Arafah dengan memakai ihram putih sebagai lambang kesetaraan derajat manusia di sisi Allah, tidak ada keistimewaan  antar manusia yang satu dengan yang lain, satu bangsa dengan bangsa yang lainnya kecuali takwa kepada Allah.
Allah SWT berfirman :
Inna Aqromakum Indallhi Atqoqum
Sesungguhnya Orang paling mulia di sisi Allah Adalah Orang yang paling bertaqwa.
Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.
Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah.
Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah SWT telah menurunkan 313 rasul dan 124 ribu nabi. Dan Diantara para rasul yang patut dijadikan teladan adalah Nabi Ibrahim Alaihissalam.
Dalam menyongsong Idul Adlha ini sangat penting kita ingat kita sebut dan kita renungkan kembali kemudian kita teladani. Nabi Ibrahim Alaihissalam selain beliau nabi pilihan yang mendapat gelar kholilullah (kekasih Allah) juga disebut Abul anbiya (bapak dari para Nabi) karena Nabi-nabi sesudah beliau adalah berasal dari keturunan beliau,  seperti  Nabi Ishaq, Ya`qub, Yusuf, Syuaib Harun, Musa sampai nabi Isa Alaihissalam Dan demikian juga junjungan Nabi kita Nabu Muhammad Sollallohu ‘Alaihi Wasallam berasal dari nasab/keturunan Nabi Ibrahim Alaihissalam.
Nabi Ibrahim oleh Yahudi diklaim sebagai Yahudi, oleh kaum Nasrani diklaim sebagai pengikiut Nasrani, dan kaum musyrikin mengklaim bahwa mereka mengikuti millah Ibrahim. Maka Untuk menolak anggapan mereka Allah turunkan ayat kepada Nabi Muhammad saw yang bunyinya
$tB tb%x. ãNŠÏdºtö/Î) $wƒÏŠqåku Ÿwur $|ÏR#uŽóÇnS `Å3»s9ur šc%x. $ZÿÏZym $VJÎ=ó¡B $tBur tb%x. z`ÏB tûüÏ.ÎŽô³ßJø9$# ÇÏÐÈ  
“Ibrahim bukanlah Yahudi dan bukanlah Nasrani akan tetapi dia adalah yang bersih dan muslim dan dia bukan orang yang mensekutukan Allah” (QS. Ali Imran: 67)

Maasyirol Muslimin Jemaah Idhul Adha Rahimakumullah
Allah SWT. memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw, agar beliau senantiasa mengenang jasa-jasa Nabi Ibrahim Alaihissalam Agar kita semua sebagai umat Muhammad tidak pernah melupakan keteladanan dan jasa Nabi Ibrahim Alaihissalam.
Diantara keteledanan Nabi Ibrahim Alaihissalam yang patut kita renungkan dan kita teladani antara lain :
Pertama, Keteladanan dan keberaniannya ketika ingin mereformasi/ merubah masyarakatnya dan penguasanya dari penyembahan kepada materi, benda dan berhala-berhala kepada mengesakan Allah. Kalimat tauhid/kalimatul ikhlas “Laa Ilaaha illallah” bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Terlebih dahulu Ibrahim Alaihissalam Menyampaikannya kepada ayahnya, dengan bahasa yang santun beliau sampaikan pemahaman. Sebagaimana telah dikisahkan dalam Al-Quran pada surat maryam 41 -47 :
öä.øŒ$#ur Îû É=»tGÅ3ø9$# tLìÏdºtö/Î) 4 ¼çm¯RÎ) tb%x. $Z)ƒÏdϹ $Î;¯R ÇÍÊÈ   øŒÎ) tA$s% ÏmÎ/L{ ÏMt/r'¯»tƒ zNÏ9 ßç7÷ès? $tB Ÿw ßìyJó¡tƒ Ÿwur çŽÅÇö7ムŸwur ÓÍ_øóムy7Ytã $\«øx© ÇÍËÈ   ÏMt/r'¯»tƒ ÎoTÎ) ôs% ÎTuä!%y` šÆÏB ÉOù=Ïèø9$# $tB öNs9 y7Ï?ù'tƒ ûÓÍ_÷èÎ7¨?$$sù x8Ï÷dr& $WÛºuŽÅÀ $wƒÈqy ÇÍÌÈ   ÏMt/r'¯»tƒ Ÿw Ïç7÷ès? z`»sÜø¤±9$# ( ¨bÎ) z`»sÜø¤±9$# tb%x. Ç`»uH÷q§=Ï9 $wŠÅÁtã ÇÍÍÈ   ÏMt/r'¯»tƒ þÎoTÎ) ß$%s{r& br& y7¡¡yJtƒ Ò>#xtã z`ÏiB Ç`»uH÷q§9$# tbqä3tGsù Ç`»sܸФ±=Ï9 $wŠÏ9ur ÇÍÎÈ   tA$s% ë=Ïî#ur& |MRr& ô`tã ÓÉLygÏ9#uä ãLìÏdºtö/Î*¯»tƒ ( ûÈõs9 óO©9 ÏmtG^s? y7¨ZuHädöV{ ( ÎTöàf÷d$#ur $|Î=tB ÇÍÏÈ   tA$s% íN»n=y y7øn=tã ( ãÏÿøótGór'y y7s9 þÎn1u ( ¼çm¯RÎ) šc%x. Î1 $|Ïÿym ÇÍÐÈ  
41. Ceritakanlah (hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al kitab (Al Quran) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan[905] lagi seorang Nabi.
42. ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya; "Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun?
43. Wahai bapakku, Sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, Maka ikutilah Aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.
44. Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan yang Maha Pemurah.
45. Wahai bapakku, Sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan yang Maha pemurah, Maka kamu menjadi kawan bagi syaitan".
46. berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, Hai Ibrahim? jika kamu tidak berhenti, Maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama".
47. berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.
Kedua Ketaatanya menjalankan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Untuk menyembelih Ismail Alaihissalam Putra tercinta yang didamba-dambakan dalam doanya: Robbi hab lii minassholihin.
Nabi Ibrahim as. mendapat cobaan atau ujian dari Allah sangat banyak dan beragam. Meskipun terasa amat berat dirasakan, namun segala macam printah-Nya dilaksanakan dengan ikhlas dan sempurna tanpa  cacat sedikitpun, seperti disebutkan dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 124
* ÏŒÎ)ur #n?tFö/$# zO¿Ïdºtö/Î) ¼çmš/u ;M»uKÎ=s3Î/ £`ßg£Js?r'sù ( tA$s% ÎoTÎ) y7è=Ïæ%y` Ĩ$¨Y=Ï9 $YB$tBÎ) ( tA$s% `ÏBur ÓÉL­ƒÍhèŒ ( tA$s% Ÿw ãA$uZtƒ Ïôgtã tûüÏJÎ=»©à9$# ÇÊËÍÈ  
124. dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji[87] Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya dengan sempurna.
Diantara ujian yang berat yaitu ketika Allah memerintahkan Nabi Ibrahim agar menyembelih putra tercinta yaitu Nabi Ismail ’Alaihi salam. Apapun resikonya, karena itu perintah Allah SWT, maka Nabi Ibrahim rela mengorbankan putranya, Nabi Ismail pun menunjukan kesediaan untuk disembelih. Inilah bukti ketaatan dan kepasrahan serta pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menyerahkan semua urusanya kepada Allah SWT.
Maka Pada Hari Raya ‘Idul Adha ini, sesungguhnya umat Islam diajak untuk merenung kembali peristiwa tersebut, artinya ketaatan, kepasrahan dan pengorbanan kepada Allah merupakan sikap yang seharusnya dimiliki oleh setiap manusia. Sehingga Allah mengabadikan peristiwa itu kepada umat-umat setelah Nabi Ibrahim Alaihissalam, terutama kepada Nabi Muhammad SAW beserta umatnya melalui firman-Nya: 
!$¯RÎ) š»oYøsÜôãr& trOöqs3ø9$# ÇÊÈ   Èe@|Ásù y7În/tÏ9 öptùU$#ur ÇËÈ   žcÎ) št¥ÏR$x© uqèd çŽtIö/F{$# ÇÌÈ  
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu  (nikmat yang banyak), Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah, Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu Dialah yang terputus.
Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah.
Ketiga, Keteladanan Ibrahim Alaihissalam ketika diperintah Allah Subhanahu wa Ta’ala agar mereknstrusi/membangun  kembali ka`bah Baitullah yang pertama dibangun dimuka bumi.
Nabi Ibrahim bersama Ismail membangun kembali ka`bah sesuai dengan petunjuk Allah, dan sesudah selesai membangun Allah perintahkan Ibrahim agar memanggil ummat manusia untuk berhaji. Hingga kini ibadah Haji merupakan sebuah mu’tamar internasional yang mempertemukan umat muslim sejagad raya dari berbagai ras, suku dan bangsa dengan beragam macam bahasa.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahilamdu,
Ibrahim tidak hanya membangun ka’bah tetapi juga memperkokoh konsep tatakota dan tata niaga di Mekkah dengan disertai do’a. sehingga negeri yang yang tandus, kering dan tidak ada tanaman menjadi negeri yang aman, penduduknya terdiri dari orang-orang yang beriman bertaqwa mendirikan sholat dan dijauhkan dari penghambaan terhadap berhala-berhala. Selain itu Makkah menjadi negeri yang yang menarik mempesona banyak dikunjungi manusia. Bahkan Makkah menjadi negeri yang penduduknya diberi kecukupan rizki.dari buah-buahan walaupun bumi Makkah sangatlah tandus dan kering, hal ini tercermin dari doa Nabi Ibrahim AS.sebagaimana disebutkan didalam surat Ibrahoim 35
øŒÎ)ur tA$s% ãLìÏdºtö/Î) Éb>u ö@yèô_$# #x»yd t$s#t6ø9$# $YYÏB#uä ÓÍ_ö7ãYô_$#ur ¢ÓÍ_t/ur br& yç7÷è¯R tP$oYô¹F{$# ÇÌÎÈ  
35. dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, Jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.
Maka mudah-mudahan kita diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk menjalankan segala perintah Allah dan Menjauhi semua larangan-larangannya dan Mudah-Mudahan Allah SWT. Memberikan kekuatan kepada kita didalam mengarungi hidup dan kehidupan yang penuh tantangan dan ujian ini atas keteladan yang diberikan oleh Nabi Ibrbahim AS. Dan Muhammad Rasulullah SAW…. Amin ya robbal alamin.

No comments:

Post a Comment