Wednesday, August 6, 2014

KHUTBAH MELURUSKAN SHAF

MELURUSKAN SHAF DALAM SHOLAT



Marilah senantiasa kita meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dengan berusaha untuk melaksanakan segala perintah-perinyahNya dan kita berusaha untuk menjauhi segala larangan-laranganNYA, karena tak ada yang yang akan mampu menyelamatkan manusia saat tibanya hari perhitungan kecuali wujud ketaatan yang kita lakukan selama kita hidup di atas dunia ini dan sebaik-baik persiapan untuk menghadapi hari perhitungan itu adalah bertaqwa kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman Allah didalam Alqur’an pada Surat Albaqarah ayat 197:
(#qè=yèøÿs? ô`ÏB 9Žöyz çmôJn=÷ètƒ ª3 (#rߊ¨rts?ur  cÎ*sù uŽöyz ÏŠ#¨9$# 3uqø)­G9$# 4 Èbqà)¨?$#ur Í<'ré'¯»tƒ É=»t6ø9F{$# ÇÊÒÐÈ  
“ Berbekallah, dan Sesungguhnya Sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal”.
Maasyirol Muslimin Jemaah Jumat Rahimakumullah,
Di antara syari‘at yang diajarkan Rasulullah SAW kepada umatnya yang cukup penting , namun seringkali kita tidak sadari adalah pentingnya meluruskan dan merapatkan shaf didalam kita melaksanakan shalat berjamaah. Karena mengikuti syariat agama, mengikuti petunjuk dan ajaran baginda Rasulullah SAW termasuk meluruskan dan merapatkan shaff termasuk bentuk kecintaan kita kepada baginda Rasulullah SAW.
Didalam Suarah Al-Imran ayat 31 Allah SWT berfirman
ö@è% bÎ) óOçFZä. tbq7Åsè? ©!$# ÏRqãèÎ7¨?$$sù ãNä3ö7Î6ósムª!$# öÏÿøótƒur ö/ä3s9 ö/ä3t/qçRèŒ 3 ª!$#ur Öqàÿxî ÒOÏm§ ÇÌÊÈ    
31. Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Maasyirol Muslimin Jemaah Jumat Rahimakumullah,
hadits yang memerintahkan untuk meluruskan dan merapatkan shaf dalam sholat berjamaah teramat banyak, hampir semua imam-imam hadist meriwayatkan hadist-hadist tersebut, diantaranya  hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.  
Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Dari Jabir bin Samurah ra, Rosulullah keluar kepada kami lalu ia berkata: “Tidakkah kalian berbaris sebagaimana berbarisnya para malaikat di sisi Tuhan mereka?” Maka kami berkata: “Wahai Rasulullah, bagaimana berbarisnya malaikat di sisi Tuhan mereka?” Beliau menjawab, “Mereka menyempurnakan shaf yang pertama kemudian shaf yang berikutnya, dan mereka merapatkan barisan.” (HR Muslim, An-Nasai dan Ibnu Khuzaimah).
Kemudian didalam hadis lain yang diriwayatkan juga oleh Iman Muslim :
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
 قَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صلى الله عليه وسلم
: سَوُّوا صُفُوفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَّفِّ مِنْ تَمَامِ الصَّلاَةِ
Dari Anas ra, Rosulullah bersabda: “Luruskan shaf-shaf kalian, karena lurusnya shaf termasuk kesempurnaan shalat.” (HR. Bukhori Muslim)

Maasyirol Muslimin Jemaah Jumat Rahimakumullah,
Ada beberapa pelajaran yang perlu kita ketahui dalam meluruskan shaf sholat jika tidak dilaksanakan
1.     Meluruskan dan merapatkan shaf didalam sholat berjemaah termasuk sunah rasulullah saw;
2.     Apabila shaf sholat berjemaah tidak rapat maka berarti memberikan celah untuk syaithan dan Allah SWT akan memutuskan hati-hati mereka yang tidak meluruskan dan merapatkan shaff.
Dari Abdullah bin Umar, Rosulullah bersabda: “Tegakkan shaf-shaf kalian dan rapatkan bahu-bahu kalian, tutuplah celah-celah dan jangan kalian tinggalkan celah untuk syaithan, barangsiapa yang menyambung shaf niscaya Allah akan menyambungnya dan barangsiapa memutus shaf niscaya Allah akan memutuskannya.” (HR: Abu Dawud dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Al Hakim )
Ketiga, jika tidak memperhatikan kelurusan dan kerapian shaf didalam sholat maka dapat menyebabkan  terjadinya perselisihan di dalam hati-hati mereka dan timbul banyak pertentangan di antara mereka. Sunnah untuk meluruskan dan merapatkan shaf menunjukkan rasa persaudaraan dan saling tolong-menolong, sehingga bahu si miskin menempel dengan bahu si kaya dan kaki orang lemah merapat dengan kaki orang kuat, semuanya dalam satu barisan seperti bangunan yang kuat, saling menopang satu sama lainnya.
Keempat, mereka yang tidak memperhatikan kelurusan dan kerapian shaf akan kehilangan pahala yang besar seperti diceritakan dalam dalam hadits-hadits shahih. Antara lain sabda Nabi SAW; “Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bershalawat kepada orang yang menyambung shaf.” (HR Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Hiban dan Ibnu Khuzaimah).
Demikianlah khutbah singkat ini, semoga kita termasuk dari umat Rosulullah yang senantiasa memperhatikan kesempurnaan sholat dengan memperhatikan kesempurnaan shaf dalam sholat. Mudah-mudahan Allah SWT. Meridhoi dan menerima segala amal ibadah kita kepada Allah SWT. Amiin ya Rabbal'alamin.
حَكِيْمِ بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْ
. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.
 فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

No comments:

Post a Comment