MENJAGA DIRI DARI TIPU DAYA SYAITAN
Maasyirol Muslimin Jamaah
Jum’at Rahimakumullah,
Allah SWT. berfirman
didalam Al-Qur’an Surat Fathir Ayat 6 :
¨bÎ) z`»sÜø¤±9$# ö/ä3s9 Arßtã çnräϪB$$sù #rßtã 4 $yJ¯RÎ) (#qããôt ¼çmt/÷Ïm (#qçRqä3uÏ9 ô`ÏB É=»ptõ¾r& ÎÏè¡¡9$# ÇÏÈ
6. Sesungguhnya syaitan
itu adalah musuh bagimu, Maka anggaplah ia musuh(mu), karena Sesungguhnya
syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni
neraka yang menyala-nyala.
Ayat tersebut mengingatkan
kepada kita akan musuh yang menginginkan manusia hidup celaka dan sesat. Musuh
yang tidak terlihat, tapi memiliki banyak tipu-daya dan cara untuk mencapai
tujuannya. Itulah yang dinamakan syaiton.
Syaitan banyak mempengaruhi hati manusia untuk selalu berbuat kesalahan,
melanggar perintah2 Allah, bermalas-malasan dan bahkan riyak dalam beribadah,
sombong dan berbagai cara agar manusia ikut dalam golongannya yang sesat.
Perintah
Allah untuk menjadikan setan sebagai musuh ini sebagai peringatan agar
(manusia) mengerahkan segala kemampuan untuk memerangi dan melawannya. Sehingga
setan itu seolah-olah musuh yang tidak pernah berhenti dan tidak pernah lalai”
Allah SWT
juga berfirman didalam surat Fathir ayat 200 :
ûÓÍ_t6»t tPy#uä w ãNà6¨Yt^ÏFøÿt ß`»sÜø¤±9$# !$yJx. ylt÷zr& Nä3÷uqt/r& z`ÏiB Ïp¨Zyfø9$#
27. Hai anak Adam,
janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah
mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga.
Maasyirol
Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah,
Ada beberapa
cara untuk melawan tipu daya syetan pada manusia.
1. Beriman Dan Mentauhidkan Allah
Dengan Benar.
Senjata pertama dan
utama seorang mukmin dalam menghadapi setan yaitu beriman dengan benar kepada
Allah, beribadah dengan ikhlas kepada-Nya, bertawakkal hanya kepadaNya dan
beramal shalih sesuai aturan-Nya. Allah ‘Azza
wa Jalla memberitakan bahwa setan tidak memiliki daya terhadap
hamba-hamba Allah yang beriman dan mentauhidkan-Nya. Allah berfirman didalam
surat An-Nahl ayat 99 :
¼çm¯RÎ) }§øs9 ¼çms9 í`»sÜù=ß n?tã úïÏ%©!$# (#qãZtB#uä 4n?tãur óOÎgÎn/u tbqè=2uqtGt ÇÒÒÈ
99.
Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasaanNya atas orang-orang yang beriman
dan bertawakkal kepada Tuhannya.
2.
Mohon Perlindungan kepada Allah dari segala godaan syetan.
Inilah
sebaik-baik jalan untuk menyelamatkan diri dari setan dan tentaranya, memohon
perlindungan kepada Allah ‘Azza wa Jalla , karena Dia Maha Mendengar,
Maha Mengetahui dan Maha Berkuasa.
Memohon perlindungan ini dilakukan secara
umum pada setiap waktu, pada setiap diganggu oleh setan, dan juga dilakukan
pada waktu-waktu tertentu yang dituntunkan oleh Allah dan Rasul-Nya.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman :
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman :
$¨BÎ)ur ¨Zxîu\t z`ÏB Ç`»sÜø¤±9$# Øø÷tR õÏètGó$$sù «!$$Î/ 4 ¼çm¯RÎ) ììÏJy íOÎ=tæ ÇËÉÉÈ
200. dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka
berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui.
[al-A’râf/7:200]
Adapun
waktu-waktu tertentu yang dituntunkan untuk beristi’adzah antara lain yaitu
saat diganggu setan; ketika ada bisikan jahat; gangguan dalam shalat; saat marah; mimpi buruk; akan
membaca Alquran; akan masuk masjid; akan masuk tempat buang hajat; saat
mendengar lolongan anjing dan ringkikan keledai; ketika akan berjima’; waktu
pagi dan petang; isti’adzah untuk anak-anak dan keluarga; ketika singgah di
suatu tempat; ketika akan tidur; dan lain-lain.
Saat-saat
itulah ita perlu untuk memohon perlindungan dari Allah SWT. dari segala godaan
syaitan.
3. Dengan banyak Membaca
Alquran
Sesungguhnya setan akan lari menjauh dengan
sebab bacaan Alquran, sebagaimana di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam
Muslim Ra.; Dari Abu Hurairah ra, bahwa Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda: Janganlah
kamu menjadikan rumah-rumah kamu sebagai kuburan, sesungguhnya setan lari dari
rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya”. [HR. Muslim, no: 780]
4. Memperbanyak
Dzikrulloh dan Memohon Ampun kepada Allah.
Dzikrullah
adalah benteng yang sangat kokoh untuk melindungi diri dari gangguan syaitan,
sehingga kita diperintahkan untuk banyak-banyak membasahi lidah dengan
dzikrullah disertai taubat dan istigfar kepada Allah SWT.
Dalam sebuah
hadis disebutkan :
Dari Abu
Sa’id Al-Khudri, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda: “Iblis berkata kepada Robbnya: “Demi kemuliaan dan
keagunganMu, aku senantiasa akan menyesatkan anak-anak Adam selama ruh masih
ada pada mereka”. Maka Allah berfirman: “Demi kemuliaan dan keagunganKu, Aku
senantiasa akan mengampuni mereka selama mereka mohon ampun kepadaKu”. [HR.
Ahmad]
Demikian
beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk melindungi diri kita dari godaan
syaitan yang terkutuk...Mudah-mudahan Allah SWT. melindungi kita dari godaan
syaitan pada setiap perbuatan kita, mengampuni dosa-dosa kita dan mudah-mudahan
kita termasuk golongan orang-orang yang mendapatkan keselamatan di dunia mupun
di akhirat...amin ya robbal alamin.
* $pkr'¯»t tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä w (#qãèÎ6Gs? ÏNºuqäÜäz Ç`»sÜø¤±9$# 4
`tBur ôìÎ7®Kt ÏNºuqäÜäz Ç`»sÜø¤±9$# ¼çm¯RÎ*sù âßDù't Ïä!$t±ósxÿø9$$Î/ Ìs3ZßJø9$#ur 4
wöqs9ur ã@ôÒsù «!$# ö/ä3øn=tæ ¼çmçGuH÷quur $tB 4s1y Nä3ZÏB ô`ÏiB >tnr& #Yt/r& £`Å3»s9ur ©!$# Éj1tã `tB âä!$t±o 3
ª!$#ur ììÏÿx ÒOÎ=tæ ÇËÊÈ
21.
Hai
orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan.
Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, Maka Sesungguhnya syaitan
itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya
tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak
seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu)
selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah
Maha mendengar lagi Maha mengetahui.
أَقُوْلُ
قَوْلِي هَذَا أَسْتَغْفِرُ الله لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ
إِنّهُ هُوَ
اْلغَفُوْرُ الرّحِيْمُ
No comments:
Post a Comment