BULAN ZULHIJAH
Maasyirol
Muslimin Jamaah Jumat Rahimakumullah.
Bulan
Ramadhan dan bulan Syawal telah berlalu dan Kita saat ini tengah berada di
penghujung bulan Dzulqa’dah tepatnya tanggal 21 Zulkaidah 1434 H. Kurang lebih delapan
atau sembilan hari lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah 1434 H.
Sebagaimana
Bulan Ramadhan, bulan Zulhijah juga memiliki banyak keistimewaan. Dari Sahabat
Abu Bakar RA. Bahwa Rasulullah SAW. Bersabda "Dua bulan yang tidak memiliki
kekurangan, adalah bulan Ramadan dan bulan Zulhijah." (HR.
Mutafaqun Alaih). OKI sebagai muslim mari kita menyambut
kedatangan bulan zulhijah dengan rasa
bahagia dan bersyukur kehadirat Allah SWT sebagaimana kita menyambut
kedatangan bulan suci Ramadhan.
Maasyirol
Muslimin Jamaah Jumat Rahimakumullah.
Zulhijah mengandung arti
yang menunaikan haji. Sebab pada bulan ini, umat Islam sejak Nabi Adam AS. sampai dengan umat Nabi Muhammad SAW.
menunaikan haji.
Zulhijah merupakan bulan
yang istimewa karena merupakan satu dari empat bulan yang Allah SWT. tetapkan sebagai bulan haram
(Zulkaidah, Zulhijah, Muharam, dan Rajab). Allah
SWT. Berfirman didalam surat Attaubah ayat 36 :
"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas
bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di
antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka
janganlah kamu Menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah
kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan
ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa".
Maasyirol
Muslimin Jamaah Jumat Rahimakumullah.
OKI marilah kita mempersiapkan diri menyongsong kedatangan bulan Dzulhijjah ini.
Sehingga saat ia datang menjumpai kita, kita telah siap dengan amal-amal di
bulan ini sekaligus mengambil nilai-nilai tarbiyah/pelajaran yang ada di dalamnya.
Terdapat
beberapa tarbiyah/pelajaran berharga yang dapat kita petik didalam bulan
Zulhijah :
1.
Didalam
bulan Zulhijah umat islam melaksanakan Ibadah Haji
Saat ini sebagian
saudara-saudara kita yang menunaikan ibadah haji telah berada di tanah suci (ada yang di Mekkah Al-Mukarromah dan
sebagian masih berada di Madinah Al Munawwarah).
ibadah haji mengandung pelajaran
yang berharga tidak hanya bagi yang
sudah menunaikan ibadah haji tetapi juga
bagi yang belum berkesempatan untuk melaksanakan ibadah haij.
Diantara pelajaran yang
begitu tampak dari ibadah haji adalah pernyataan tentang persamaan derajat
manusia di dalam Islam. Islam bukanlah agama yang membeda-bedakan manusia
berdasarkan warna kulit ataupun suku bangsanya, Islam tidak membedakan manusia
dari segi hartanya, popularitas, maupun jabatan dan kekuasaannya. Karenanya
berkumpullah jutaan orang di Masjidil Haram, Semuanya berbaur menjadi satu
sebagai hamba Allah; tak ada bedanya antara presiden dan rakyat biasa, tak ada
bedanya antara direktur, pengusaha dan masyarakat biasa. Bahkan saat ihram, sekaya dan setinggi apapun
jabatan seseorang, mereka semua sama hanya berbalut dua lembar kain ihram yang
tidak berjahit. Ini artinya bahwa
sesungguhnya hakekat manusia dihadapan Allah SWT. Adalah sama yang membedakan
hanyalah ketaqwaannya kepada Allah SWT.
Allah SWT. Berfirman didalam
surat Al-Hujarat ayat 13 :
" Sesungguhnya
orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling
taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal".
2. Bagi kita yang tidak
sedang melaksanakan ibadah haji disunahkan untuk Memperbanyak
ibadah dan amal shalih terutama pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah
Didalam
surat Al-Fajri ayat 1 -2 Allah SWT. Berfirman :
Ìôfxÿø9$#ur ÇÊÈ @A$us9ur 9ô³tã ÇËÈ
1. demi fajar,
2. dan malam yang
sepuluh[1572],
Menurut
Tafsir Ibnu Katsir "Yang
dimaksud malam yang sepuluh adalah adalah sepuluh hari (pertama) di bulan
Zulhijah." Kemudian Dari Ibnu Abbas RA. Rasulullah SAW. bersabda, "Tidak ada amal perbuatan yang lebih utama dari (amal
yang dilakukan pada) sepuluh hari Zulhijah." Mereka berkata, "Tidak
juga jihad (lebih utama dari itu) ?" Beliau bersabda, "Tidak
juga jihad, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya dan
kembali tanpa membawa sesuatu pun." (HR. Bukhari)
Ibnu Hajar berkata dalam kitabnya, Fathul
Bari, "Tampaknya sebab mengapa sepuluh hari Zulhijah
diistimewakan adalah karena pada hari tersebut merupakan waktu berkumpulnya
ibadah-ibadah utama, yaitu salat, saum, sedekah, dan haji, dan tidak ada selain
waktu seperti itu."
3. Kemudian
Amalan di bulan zulhijah adalah Puasa Arafah
Puasa
ini disunnahkan bagi kita yang tidak sedang mengerjakan haji. Puasa Arafah
dilaksanakan ketika saudara-saudara kita sedang melaksanakan wukuf di arafah
yakni tanggal 9 zulhijah.
Keutamaan
puasa Arafah ini diriwayatkan oleh Abu Qatadah r.a. :
Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau menjawab, “Puasa itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR. Muslim)
Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau menjawab, “Puasa itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR. Muslim)
4. Shalat Idul Adha dan Berqurban bagi yang memiliki kemampuan
Jumhur
ulama’ menjelaskan bahwa hukum sholat idhul adha adalah sunnah muakkad, dan ada
beberapa ulama’ yang berpendapat hukumnya wajib. Jika pada shalat idul fitri
disunnahkan makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat, maka shalat idul
adha adalah kebalikannya: disunnahkan makan setelah melaksanakan shalat id.
sedangkan
Keutamaan qurban sebagaimana yang disebutkan dalam hadits :
“
Tidak ada amalan yang diperbuat manusia pada Hari Raya Kurban yang lebih dicintai
oleh Allah selain menyembelih hewan. Sesungguhnya hewan kurban itu kelak pada
hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulu, dan kuku kukunya.
Sesungguhnya sebelum darah kurban itu mengalir ke tanah, pahalanya telah
diterima Allah. Maka tenangkanlah jiwa dengan berkurban. (HR. Tirmidzi)
Maasyirol Muslimin Jamaah
Jumat Rahimakumullah,
Marilah kita persiapkan diri
untuk menyambut kedatangan bulan zulhijah yang syarat dengan keutamaan dan
keistimewaan didalamnya, mudah-mudahan Allah SWT. Memberikan kita taufiq dan
hidayahnya sehingga kita dapat memahami dan melaksanakan segala amal ibadah
yang diperintahkan oleh Allah SWT. Dan mudah-mudahan kita semua selalu berada
dalam ridho dan magfiroh Allah SWT...amin ya robbal alamin.
No comments:
Post a Comment