Wednesday, August 6, 2014

KHUTBAH PUASA RAMADHAN


KHUTBAH PUASA RAMADHAN



Maasyirol Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah,
Tanpa terasa hari ini kita sudah berada pada hari ke 17 dari pelaksanaan Ibadah Puasa Ramadhan kita, yang berari kita sudah berada pada periode 10 hari pertengahan dan Insya Allah 3 hari lagi kita memasuki periode 10 hari terakhir dari ibadah puasa kita. 
Mari kita Muhasabah (menilai) diri kita masing-masing, apakah semakin bertambah hari-hari puasa kita Ibadah yang kita laksanakan juga menjadi semakin bertambah dan lebih baik atau sebaliknya semakin hari ibadah kita menjadi semakin lemah dan berkurang seiring dengan melemahnya kondisi fisik kita...  Rasulullah SAW. Mengajarkan agar kita selalu berusaha untuk meningkatkan amaliah kita terlebih memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dari Aisyah r.a., menceritakan tentang keadaan Nabi Saw ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, “Beliau jika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, mengencangkan ikat pinggang, menghidupakn malamnya dan membangunkan keluarganya.”

Maasyirol Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah,
Beberapa Ibadah yang disyariatkan didalam bulan suci Ramadhan dan harus terus kita tingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya antara lain
1.      Sholat Tarawih
Sholat Tarawih adalah sholat yang khusus disyariatkan pada bulan suci Ramadhan, dikerjakan secara berjemaah di Masjid dan hukumnya sunat Muakkad (Sholat sunat yang dikuatkan).
Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,



Barangsiapa yang shalat bersama imam maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mencatat untuknya pahala shalat semalam penuh.

Oleh karena itu mari terus kita giatkan ibadah sholat tarawih kita, mudah-mudahan semakin mendekati akhir ramadhan shaf tarawih kita menjadi semakin banyak dan bukan malah sebaliknya semakin hari jemaah sholat terawih menjadi semakin sedikit.  Hal ini memang menjadi ujian keimanan kita semakin besar ganjaran dan nilai ibadah yang akan kita laksanakan semakin banyak kendala dan halangan diri kita dan semestinya semakin mendekati akhir ramadhan masjid kita akan semakin penuh untuk melaksanakan sholat tarawih karena memiliki nilai yang lebih besar dan terdapat malam-malam yang sangat mulia didalamnya.
2.       Tadarus Alqur’an
Allah SWT. Telah memilih bulan suci Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Alqur;an yang agung sebagai petunjuk bagi umat manusia untuk keselamatan di dunia dan Akherat.
Allah SWT. Berfirman didalam surat Al-Baqarah ayat 185 :

ãöky­ tb$ŸÒtBu üÏ%©!$# tAÌRé& ÏmŠÏù ãb#uäöà)ø9$# Wèd Ĩ$¨Y=Ïj9 ;M»oYÉit/ur z`ÏiB 3yßgø9$# Èb$s%öàÿø9$#ur 4
185. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).
Adapun Beberapa keutamaan dan himah membaca al-qur’an terutama di bulan suci Ramadhan antara lain :
1.    Orang yang membaca alqur’an akan Mendapatkan Ketengan Jiwa Atau ketenangan Hati Yang Sangat Luar Biasa,
Didalam surat Al-Isra ayat 82 disebutkan
ãAÍit\çRur z`ÏB Èb#uäöà)ø9$# $tB uqèd Öä!$xÿÏ© ×puH÷quur tûüÏZÏB÷sßJù=Ïj9   Ÿwur ߃Ìtƒ tûüÏJÎ=»©à9$# žwÎ) #Y$|¡yz ÇÑËÈ  

82. dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.

Bahkan menurut tafsir Ibnu Kasir, bahwa kata syifa ini, diartikan bahwa dengan membaca al-quran hati akan menjadi tentram, dikarenakan membaca al-quran bisa menghilangkan rasa ragu dan sifat munafik pada diri seorang muslim.
  
     2.      Orang Yang Mendengarkan bacaan Al-Qur’an Bisa Mendapatkan Rahmat Dari Allah SWT. 

Jika ada salah seorang dari kaum muslimin yang sedang membaca al-quran, maka bagi orang yang mendengarkanya sebaiknya mendengarkannya dengan baik dan tenang agar mendapat rahmat dan pahala dari Allah SWT. Sehingga baik pembaca Alquran maupun orang yang mendengarkan bacaannya mendapat pula ketenangan jiwa.
didalam Surat Al-Akraf ayat 204 disebutkan :
#sŒÎ)ur ˜Ìè% ãb#uäöà)ø9$# (#qãèÏJtGó$$sù ¼çms9 (#qçFÅÁRr&ur öNä3ª=yès9 tbqçHxqöè? ÇËÉÍÈ  

dan apabila dibacakan Al Quran, Maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat[591].

3.   Keutamaan Memabaca Al-quran, 1 huruf akan mendapatkan 10 Pahala.
Subahalallah, al-quran sungguh luar biasa, selain menjadi petujuk untuk seluruh umat manusia juga menjadi pahala bagi orang mukmin yang membacanya. Hal ini telah dijelaskan dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmizi :
“"Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka ia akan mendapat pahala satu kebaikan, satu kebaikan sama dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan 'Alif Laam Miin' adalah satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf." (Tirmidzi)’’.
Demikianlah keutamaan daripada membaca Alqur’an.

      4. Al Quran menjadikan kita termasuk golongan manusia yang beruntung

¨bÎ) tûïÏ%©!$# šcqè=÷Gtƒ |=»tGÏ. «!$# (#qãB$s%r&ur no4qn=¢Á9$# (#qà)xÿRr&ur $£JÏB öNßg»uZø%yu #uŽÅ  ZpuŠÏRŸxtãur šcqã_ötƒ Zot»pgÏB `©9 uqç7s? ÇËÒÈ  
29. Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,

Itulah sebagahagian dari keutamaan-keutamaan membaca al-quran, maka marilah kita menggunakan momen ramadan kali ini untuk memperbanyak membaca al-quran, merenungi dan mengkaji makna yang terkandung didalamnya sehingga berbagai hikmah kita dapatkan terutama di bulan suci ramadhan yang mulia ini.

Maasyirol Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah,
Terakhir, mari kita manfaatkan momen 10 hari terakhir bulan ramadhan karena padanya terdapat Malam Al-Qadar, Malam yang Lebih Baik Dari Seribu Bulan’’.
Beberapa Pendapat para ulama meyakini bahwa Malam Al-Qadar adalah  saat-saat sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari Muslim dari Aisyah RA. Bahwa Rasulullah SAW. Beriktikab pada 10 malam terakhir bulan Ramdan dan beliau bersabda : “ Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di 10 malam terakhir bulan Ramadhan”.  Menurut Imam Al-Ghazali bahwa apabila hari pertama puasa pada hari rabu maka Lailatul Qadar pada malam ke 29 Ramadhan. Wallahua’lam.

Mudah-mudahan Allah SWT. Menerima segala Amal Ibadah yang telah kita laksanakan, dan mudaha-mudahan Allah SWT. Memberikan Kekuatan dan Hidayahnya kepada kita semua untuk dapat memanfaatkan bulan suci ramadhan ini dengan sebaik-baiknya melalui peningkatan kualtias dan kuantitas ibadah kita sehingga hikmah dan keutamaan bulan suci Ramadhan dapat kita raih dan pada akhirnya kita dapat meraih predikat Muttaqin, menjadi orang-orang yang selamat dunia wal akhirat.amin ya robbal alamin.
أقول قولي هذا، وأستغفر الله لي ولكم ولجميع المسلمين والمسلمات، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

No comments:

Post a Comment