KHUTBAH PUASA RAMADHAN
Maasyirol Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah,
Tanpa terasa hari ini kita sudah
berada pada hari ke 17 dari pelaksanaan Ibadah Puasa Ramadhan kita, yang berari
kita sudah berada pada periode 10 hari pertengahan dan Insya Allah 3 hari lagi
kita memasuki periode 10 hari terakhir dari ibadah puasa kita.
Mari kita Muhasabah (menilai) diri
kita masing-masing, apakah semakin bertambah hari-hari puasa kita Ibadah yang
kita laksanakan juga menjadi semakin bertambah dan lebih baik atau sebaliknya
semakin hari ibadah kita menjadi semakin lemah dan berkurang seiring dengan
melemahnya kondisi fisik kita...
Rasulullah SAW. Mengajarkan agar kita selalu berusaha untuk meningkatkan
amaliah kita terlebih memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Dalam sebuah
hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari,
dari Aisyah r.a.,
menceritakan tentang keadaan Nabi Saw ketika memasuki sepuluh hari terakhir
Ramadhan, “Beliau jika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan,
mengencangkan ikat pinggang, menghidupakn malamnya dan membangunkan
keluarganya.”
Maasyirol Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah,
Beberapa Ibadah yang
disyariatkan didalam bulan suci Ramadhan dan harus terus kita tingkatkan baik kualitas
maupun kuantitasnya antara lain
1. Sholat
Tarawih
Sholat Tarawih adalah sholat yang khusus disyariatkan
pada bulan suci Ramadhan, dikerjakan secara berjemaah di Masjid dan hukumnya
sunat Muakkad (Sholat sunat yang dikuatkan).
Rasûlullâh Shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
Barangsiapa yang shalat bersama imam maka
Allah Subhanahu wa Ta’ala mencatat untuknya pahala shalat semalam penuh.
Oleh karena itu mari terus
kita giatkan ibadah sholat tarawih kita, mudah-mudahan semakin mendekati akhir
ramadhan shaf tarawih kita menjadi semakin banyak dan bukan malah sebaliknya
semakin hari jemaah sholat terawih menjadi semakin sedikit. Hal ini memang menjadi ujian keimanan kita
semakin besar ganjaran dan nilai ibadah yang akan kita laksanakan semakin
banyak kendala dan halangan diri kita dan semestinya semakin mendekati akhir
ramadhan masjid kita akan semakin penuh untuk melaksanakan sholat tarawih
karena memiliki nilai yang lebih besar dan terdapat malam-malam yang sangat
mulia didalamnya.
2. Tadarus Alqur’an
Allah SWT. Telah
memilih bulan suci Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Alqur;an yang agung
sebagai petunjuk bagi umat manusia untuk keselamatan di dunia dan Akherat.
Allah SWT.
Berfirman didalam surat Al-Baqarah ayat 185 :
ãöky tb$ÒtBu üÏ%©!$# tAÌRé& ÏmÏù ãb#uäöà)ø9$# Wèd Ĩ$¨Y=Ïj9 ;M»oYÉit/ur z`ÏiB 3yßgø9$# Èb$s%öàÿø9$#ur 4
185.
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di
dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan
penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan
yang bathil).
Adapun Beberapa keutamaan dan himah membaca al-qur’an
terutama di bulan suci Ramadhan antara lain :
1. Orang yang membaca
alqur’an akan Mendapatkan Ketengan Jiwa Atau ketenangan Hati Yang Sangat Luar
Biasa,
Didalam
surat Al-Isra ayat 82 disebutkan
ãAÍit\çRur z`ÏB Èb#uäöà)ø9$# $tB uqèd Öä!$xÿÏ© ×puH÷quur tûüÏZÏB÷sßJù=Ïj9
wur ßÌt tûüÏJÎ=»©à9$# wÎ) #Y$|¡yz ÇÑËÈ
82. dan Kami turunkan dari Al Quran
suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al
Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.
Bahkan menurut tafsir Ibnu Kasir, bahwa
kata syifa ini, diartikan bahwa dengan membaca al-quran hati akan menjadi
tentram, dikarenakan membaca al-quran bisa menghilangkan rasa ragu dan sifat
munafik pada diri seorang muslim.
2. Orang Yang Mendengarkan bacaan Al-Qur’an
Bisa Mendapatkan Rahmat Dari Allah SWT.
Jika ada salah seorang dari kaum
muslimin yang sedang membaca al-quran, maka bagi orang yang mendengarkanya
sebaiknya mendengarkannya dengan baik dan tenang agar mendapat rahmat dan pahala
dari Allah SWT. Sehingga baik pembaca Alquran maupun orang yang mendengarkan
bacaannya mendapat pula ketenangan jiwa.
didalam Surat Al-Akraf ayat 204 disebutkan :
#sÎ)ur Ìè% ãb#uäöà)ø9$# (#qãèÏJtGó$$sù ¼çms9 (#qçFÅÁRr&ur öNä3ª=yès9 tbqçHxqöè? ÇËÉÍÈ
dan apabila dibacakan Al Quran, Maka dengarkanlah baik-baik, dan
perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat[591].
3. Keutamaan Memabaca
Al-quran, 1 huruf akan mendapatkan 10 Pahala.
Subahalallah, al-quran sungguh luar
biasa, selain menjadi petujuk untuk seluruh umat manusia juga menjadi pahala
bagi orang mukmin yang membacanya. Hal ini telah dijelaskan dalam salah satu hadis
yang diriwayatkan oleh Imam Tirmizi :
“"Barangsiapa membaca satu huruf
dari kitab Allah maka ia akan mendapat pahala satu kebaikan, satu kebaikan sama
dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan 'Alif Laam Miin' adalah satu
huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf."
(Tirmidzi)’’.
Demikianlah keutamaan daripada membaca Alqur’an.
4. Al Quran menjadikan kita termasuk golongan manusia yang beruntung
¨bÎ) tûïÏ%©!$# cqè=÷Gt |=»tGÏ. «!$# (#qãB$s%r&ur no4qn=¢Á9$# (#qà)xÿRr&ur $£JÏB öNßg»uZø%yu #uÅ ZpuÏRxtãur cqã_öt Zot»pgÏB `©9 uqç7s? ÇËÒÈ
29.
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat
dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka
dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang
tidak akan merugi,
Itulah sebagahagian dari keutamaan-keutamaan
membaca al-quran, maka marilah kita menggunakan momen ramadan kali ini untuk
memperbanyak membaca al-quran, merenungi dan mengkaji makna yang terkandung
didalamnya sehingga berbagai hikmah kita dapatkan terutama di bulan suci
ramadhan yang mulia ini.
Maasyirol Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah,
Terakhir, mari kita manfaatkan momen 10
hari terakhir bulan ramadhan karena padanya terdapat Malam Al-Qadar, Malam yang
Lebih Baik Dari Seribu Bulan’’.
Beberapa Pendapat para ulama meyakini
bahwa Malam Al-Qadar adalah saat-saat sepuluh malam terakhir
dari bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam
Bukhari Muslim dari Aisyah RA. Bahwa Rasulullah SAW. Beriktikab pada 10 malam
terakhir bulan Ramdan dan beliau bersabda : “ Carilah Lailatul Qadar pada malam
ganjil di 10 malam terakhir bulan Ramadhan”.
Menurut Imam Al-Ghazali bahwa apabila hari pertama puasa pada hari rabu
maka Lailatul Qadar pada malam ke 29 Ramadhan. Wallahua’lam.
Mudah-mudahan Allah SWT. Menerima segala
Amal Ibadah yang telah kita laksanakan, dan mudaha-mudahan Allah SWT. Memberikan
Kekuatan dan Hidayahnya kepada kita semua untuk dapat memanfaatkan bulan suci
ramadhan ini dengan sebaik-baiknya melalui peningkatan kualtias dan kuantitas
ibadah kita sehingga hikmah dan keutamaan bulan suci Ramadhan dapat kita raih
dan pada akhirnya kita dapat meraih predikat Muttaqin, menjadi orang-orang yang
selamat dunia wal akhirat.amin ya robbal alamin.
أقول قولي
هذا، وأستغفر الله لي ولكم ولجميع المسلمين والمسلمات، فاستغفروه إنه هو الغفور
الرحيم
No comments:
Post a Comment