Wednesday, August 6, 2014

KHUTBAH JUMAT TENTANG MAUT

KHUTBAH JUMAT TENTANG KEMATIAN



öNà6É)»n=ãB ( ¢OèO tbrŠtè? 4n<Î) ÉOÎ=»tã É=øtóø9$# Íoy»yg¤±9$#ur Nä3ã¤Îm7t^ãsù $yJÎ/ ÷LäêZä. tbqè=yJ÷ès? ÇÑÈ  
8. Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, Maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan".
Dunia yang kita tempat ini tidaklah abadi tetapi  berujung dan berakhir, sama halnya dengan penghuninya kita manusia. Kontrak hidupnya juga terbatas. Selama-lamanya orang hidup, ia pasti berakhir dengan kematian-nya. Tidak ada tempat berlari dan bersembunyi dari kematian, apakah bersembunyi di balik benteng yang kokoh. Mendaki langit dengan alat yang canggih tidak akan bisa menghindar dari yang namanya kematian.
Didalam Al-Qur’an surat Annisa 78 Allah SWT juga berfirman :
$yJoY÷ƒr& (#qçRqä3s? ãNœ3.ÍôムÝVöqyJø9$# öqs9ur ÷LäêZä. Îû 8lrãç/ ;oy§t±B 3
di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, Kendatipun kamu di dalam benteng yang Tinggi lagi kokoh.
Kemudian didalam surat Lukman ayat 34
¨bÎÜ=Å¡ò6s #Yxî ( $tBur Íôs? 6§øÿtR Ädr'Î/ <Úör& ßNqßJs? 4 ¨bÎ) ©!$# íOŠÎ=tæ 7ŽÎ6yz ÇÌÍÈ  
dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana Dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
Maasyirol Muslim Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Kematian memang wajib bagi setiap makhluk, apakah mereke sedang di bumi ataupun di udara dan di laut, Apabila ajal tiba,maka ia tiba apa pun penyebabnya; sakit, kecelakaan lalu lintas, dibunuh orang, tenggelam,bencana alam, dan lain-lain. Semua itu hanya penyebab kematian, bahkan ada orang yang mati tanpa didahului oleh sebab atau yang sering disebut dengan mati mendadak juga kematian tidak mengenal apakah orang tua, muda, anak-anak sekalipun, semuanya telah menjadi ketentuan Allah SWT.




Oleh sebab itu didalam ajaran Islam setiap kita diperintahkan untuk senantiasa Zikrul Maut , yaitu selalu mengingat-ingat akan datangnya Maut/kematian yang kita tidak tahu kapan datangnya.. Dengan kita selalu zikrul maut maka kita akan terangsang untuk memperbanyak amal shaleh, meperbanyak ibadah kepada Allah SWT  serta menjauhi hal-hal yang dilarang oleh syariat Islam.
اَكْثِرُوا مِنْ ذِكْرِ الْمَوْتِ فَإِنَّهُ يُمَحِّصُ الذُّنُوْبَ وَيُزْهِدُ الدُّنْيَا.
”Perbanyaklah mengingat kematian, Sebab yang demikian itu akan menghapuskan dosa, dan menyebabkan timbulnya kezuhudan di dunia.”

Maasyirol Muslim Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Didalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim disebutkan :
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَ
الِحٍ يَدْعُو وَوَلَدٍ   

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat  atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Makna hadis diatas adalah :
Pertama: Jika manusia itu mati, amalannya terputus. Dari sini menunjukkan bahwa seorang muslim hendaklah memperbanyak amalan sholeh sebelum ia meninggal dunia.
Kedua: Adalah karunia Allah kepada hambanya sehingga setelah meninggal dunia sekali pun ia masih bisa mendapat pahala.
Ketiga: Ada 3 amalan yang masih terus mengalir pahalanya walaupun manuisa telah meninggal dunia, di antaranya:
1.    Sedekah jariyah,
Sekalipun seseorang telah meninggal dunia mereka akan tetap mendapatkan aliran pahala apabila didalam masa hidupnya telah beramal jariah  seperti membangun masjid, membangun majelis taklim, pondok pesantren, menggali sumur yang bisa dimanfaat oleh masyarakat, menanam pohon yang dapat dinikmati oleh orang banyak, mewakapkan tanahnya untuk pembangunan tempat ibadah dan lain-lain.
Di antara contoh shadaqah jariyyah yang telah dilakukan di zaman Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam ialah : Kebun kurma yang dishadaqahkan oleh Abu Thalhah (seorang sahabat Nabi) ketika turun firman Allah Subhanahu wa Ta'ala.
`s9 (#qä9$oYs? §ŽÉ9ø9$# 4Ó®Lym (#qà)ÏÿZè? $£JÏB šcq6ÏtéB 4 $tBur (#qà)ÏÿZè? `ÏB &äóÓx« ¨bÎ*sù ©!$# ¾ÏmÎ/ ÒOŠÎ=tæ ÇÒËÈ  
92. kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya.

Kebun yang dishadaqahkan oleh Bani An-Najjar kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam rangka untuk pembangunan masjid di waktu Nabi datang di kota Madinah.
Sumur “ruumah” yang dibeli oleh sahabat Utsman Radhiyallahu 'anhu dan beliau shadaqahkan pada waktu kaum muslimin kekurangan air.
Tanah/kebun yang dishadaqahkan oleh sahabat Umar Radhiyallahu 'anhu, yang merupakan harta yang berharga baginya (yang dinamakan tsamgh), beliau menshadaqahkan tanah tersebut, dengan syarat tidak boleh dijual, diberikan atau diwariskan, akan tetapi buahnya (kebun/tanah itu), dishadaqahkan untuk budak, orang-orang miskin, tamu, ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal) serta karib kerabat Rasulullah.
2.    Ilmu yang bermanfaat,
Ilmu yang bermanfaat yang ia ajarkan kepada orang lain akan terus mengalirkan pahala baginya walaupun ia telah meninggal dunia.
Didalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh muslim dan abu huraiah :
“Barangsiapa yang berdakwah kepada petunjuk (kebaikan) maka dia mendapatkan pahala seperti pahala yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah )
3.    Anak yang sholeh YANG SELALU BERDOA KEPADA ORANG TUANYA YANG SUDAH MENINGGAL DUNIA.
Oleh karena itu, Islam amat mendorong seseorang untuk memperhatikan pendidikan anak-anak mereka dalam hal agama, sehingga nantinya anak tersebut tumbuh menjadi anak sholeh. Lalu anak tersebut menjadi sebab bagi ortunya masih mendapatkan pahala meskipun ortunya sudah meninggal dunia.
Kemudian dari para ulama juga memberikan pemahaman bahwa do’a yang manfaat tidak hanya dari anak saja. Bahkan do’a kebaikan orang lain untuk si mayit tersebut tetap bermanfaat Insya Allah.  Oleh karena itu juga kaum muslimin disyari’atkan melakukan shalat jenazah terhadap mayit lalu mendo’akan mayit tersebut walaupun mayit itu bukan ayahnya.Demikian juga do’a-doa setiap saat yang dipanjatkan kepada si mayyit Insya Allah akan diterima oleh Allah SWT. Bahkan tidak hanya untuk si mayyit tetapi juga kita yang berdo’a Insya Allah akan menjadi amal kebajikan kita disisi Allah SWT.
 Maasyirol Muslim Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Mudah-mudahan Allah SWT memberikan Rahmat dan hidayahnya kepada kita semua untuk selalu tergerak hati kita untuk mengingat mati, melaksanakan amal jariah yang sebanyak-banyaknya dan mudah-mudahan kita mati dalam keadaan Khusnul Khatimah.. Mudah-mudahan seluruh keluarga dan kaum mulsimin muslimat yang telah mendahului kita diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala dosa-dosanya dan mendapatkan tempat yang baik disisi Allah SWT...amin ya robbal alamin.


No comments:

Post a Comment